Guru SMPN 17 Juara Kartun Internasional di Serbia

Guru seni SMP Negeri Semarang Suratno sedang membimbing siswa belajar mengambar kartun.
Guru seni rupa SMPN 17 Semarang, Suratno berhasil menyabet penghargaan kartun tingkat dunia. Ratno, demikian sapaannya barusaja memenangi sebuah kontes bertajuk "19th Antiwar Cartoon Saloon 2017, Serbia". Penghargaan yang diraih yaitu titel "The City of Suresnes (France)".

"Prestasi ini untuk murid SMPN 17 agar lebih rajin mengirimkan karya ke internasional," kata Ratno, Kamis (14/9/2017).

Lomba kartun di Serbia ini mengangkat tema antiperang. Ratno mengirimkan tiga karya. Karya pertama menggambarkan alutsista berupa tank yang sudah tidak dipakai dan dibuat mainan anak-anak.  Kartun kedua juga masih berkutat dengan tank yang dijadikan sebagai alat pembagunan.

"Satu lagi karya saya seorang tentara bersenjata. Kepalanya berbentuk dua jari simbol perdamaian. Saya belum tahu kartun yang mana yang menang," kata lelaki kelahiran Semarang 5 Juni 1963.

Penghargaan internasional yang diraih Ratno tersebut bukan yang pertama. Sebelumnya , dia juga menang kontes kartun di  China dan Ukraina. Saat ini karya Ratno juga masuk final dalam sejumlah lomba di Turki dan China. Tinggal menunggu hasilnya.

Capaian itu membuatnya makin giat untuk mengajak anak didiknya tampil di kancah internasional. Ratno sudah menyiapkan agenda untuk mengirim kartun bersama ke lomba internasional. Dia menargetkan ratusan peserta didiknya bisa berpartisipasi.

Pendiri Gold Pencil itu juga sedang menyiapkan galeri pribadi di Banyumanik, Semarang. Galeri tersebut akan memajang karya-karya peribadinya. 

"Saya juga mengajak teman-teman kartunis di Semarang, ayo lebih giat lagi ikut lomba kartun internasional," ujarnya. (Abdul Arif)